Unbrah Edukasi Mahasiswa Baru Tentang Bahaya Penyimpangan Seksual

Unbrah Edukasi  Mahasiswa Baru Tentang Bahaya Penyimpangan Seksual

Kegiatan kuliah umum ini menghadirkan Ustadz Akmal Ahmad, S.Si yang merupakan salah satu penggiat dalam pencegahan penyimpangan seksual sekaligus pimpinan Yayasan Peduli Sumatera Barat yang juga konsen dalam bidang tersebut.

Menurut Ustadz lulusan FMIPA Universitas Andalas tersebut, Penyimpangan seksual terjadi bukan semata karena kebetulan namun karena dibiarkan oleh individu tersebut untuk melakukan itu.

Kuliah umum.

Dia mencontohkan saat ada kasus yang pernah ditanganinya, seorang pria yang akan menikah , tiga hari sebelumnya masih melakukan masturbasi. Anehnya masturbasi itu menonton adegan sesama jenis akibatnya calon istri memutuskan  tidak melanjutkan pernikahan.

Menurut Akmal, komunitas penyimpang seksual atau yang biasa disebut Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) tidak mudah terdeteksi.

"Sebab memastikan seseorang homo saja tidak bisa dipastikan, bisa saja dia seorang pejabat tinggi ternyata di dalamnya menyukai sesama jenis," sebutnya.

Untuk itu kata Akmal, sedari dini lakukan pencegahan awal salah satunya jauhi media penyebarnya seperti games online dan KPOP atau KDrama.

Mahasiswa baru di sela kuliah umum.

Dari iklan games online dan adegan-adegan di KPOP dan K Drama telah amat besar disusupi oleh komunitas kaum tersebut.

Kegiatan ini mendapat atensi yang baik dari mahasiswa ini terlihat dari banyaknya yang memberikan pertanyaan kepada Ustadz Akmal.  

Sementara itu Wakil Rektor III Unbrah Drs. Eka Trio Effandilus, M.Si mengatakan tujuan memberikan edukasi kepada mahasiswa baru terkait LGBT atau penyimpangan seksual agar mendapat pengetahuan bahayanya serta tahu cara mengidentifikasi bila dalam perjalanan kuliah ditemukan hal-hal yang mengacu ke arah itu.

Selain tentang LGBT sebut Wakil Rektor III, mahasiswa baru akan mengikuti kuliah umum lainnya yakni terkait literasi keuangan dan Pegadaian.

Tautan berhasil disalin ke papan klip!