Universitas Baiturrahmah (Unbrah) mengukuhkan sebanyak 1.051 mahasiswa baru Tahun Ajaran 2026/2027 dalam pembukaan Hari Silaturahmi Mahasiswa Baru (HASIMARU) tingkat universitas di Auditorium Unbrah, Rabu (2/9/2026). Jumlah tersebut menjadi penerimaan mahasiswa baru terbanyak sepanjang sejarah Universitas Baiturrahmah.

Kegiatan diawali dengan registrasi dan pengondisian mahasiswa baru, dilanjutkan dengan prosesi memasuki auditorium, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa, serta pemutaran video tentang Minangkabau. Ketua Panitia HASIMARU 2026, Harry Wahyudi, Ph.D., kemudian menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan di hadapan mahasiswa baru dan jajaran pimpinan universitas.
Prosesi pengukuhan ditandai dengan penyerahan 1.051 mahasiswa baru oleh Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru kepada Rektor Unbrah. Selanjutnya, Rektor menyerahkan mahasiswa baru tersebut kepada para dekan dan Direktur Akademi Keperawatan Baiturrahmah untuk mengikuti pendidikan pada fakultas dan program studi masing-masing.
Rangkaian seremoni dilanjutkan dengan pemasangan jaket almamater secara simbolis oleh Rektor dan Ketua Yayasan kepada perwakilan mahasiswa baru. Pada kesempatan yang sama, turut diserahkan buku Peraturan Akademik dan SAPS, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ikrar mahasiswa sebagai bentuk komitmen dalam mengikuti pendidikan di Universitas Baiturrahmah.

Rektor Unbrah, Prof. Dr. Ir. Musliar Kasim, M.S., dalam sambutannya menekankan bahwa mahasiswa harus menguasai tiga kompetensi utama, yaitu pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Ketiga kompetensi tersebut harus dikembangkan secara seimbang agar mahasiswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga terampil dan berkarakter baik.
Menurut Rektor, penguatan ketiga kompetensi tersebut sejalan dengan visi dan misi Universitas Baiturrahmah dalam menghasilkan lulusan yang berakhlakul karimah. Oleh sebab itu, mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan masa perkuliahan untuk memperluas pengetahuan, meningkatkan keterampilan, serta membentuk sikap yang mencerminkan nilai-nilai luhur universitas.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor turut memperkenalkan jajaran pimpinan Universitas Baiturrahmah kepada seluruh mahasiswa baru. Pengenalan dimulai dari Ketua Yayasan Pendidikan Baiturrahmah, jajaran rektorat, pimpinan fakultas dan unit kerja, hingga pimpinan organisasi kemahasiswaan yang akan mendampingi mahasiswa selama menjalani kehidupan akademik dan aktivitas kemahasiswaan di kampus.
Suasana pembukaan semakin semarak dengan penampilan mahasiswa baru yang mengenakan beragam pakaian adat Nusantara. Mereka membawakan lagu-lagu daerah secara medley, di antaranya “Kampuang Nan Jauh di Mato”, “Si Patokaan”, “Yamko Rambe Yamko”, “Manuk Dadali”, dan “Ambon Manise”. Penampilan tersebut menggambarkan keberagaman budaya sekaligus semangat persatuan di kalangan mahasiswa baru Unbrah.
Kemeriahan berlanjut ketika salah seorang mahasiswa baru membawakan “My Heart Will Go On”, lagu yang dipopulerkan oleh Celine Dion. Para mahasiswa baru ikut bernyanyi sambil menyalakan lampu kilat ponsel sehingga menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan di dalam auditorium. Rangkaian pembukaan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.
Setelah pembukaan, Wakil Rektor I Unbrah, dr. Rinita Amelia, M.Biomed., Ph.D., memberikan pengenalan bidang akademik kepada mahasiswa baru. Materi tersebut mencakup gambaran pelaksanaan pendidikan, proses pembelajaran, peraturan akademik, serta tanggung jawab mahasiswa selama menempuh pendidikan di Universitas Baiturrahmah.

Pengenalan berikutnya disampaikan oleh Wakil Rektor II Unbrah, Drs. Darman, M.Si., Akt., mengenai bidang keuangan serta sarana dan prasarana. Melalui materi tersebut, mahasiswa baru diperkenalkan dengan ketentuan administrasi keuangan serta berbagai fasilitas penunjang yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan akademik dan aktivitas di lingkungan kampus.
Selanjutnya, Wakil Rektor III Unbrah, Drs. Eka Trio Effandilus, M.Si., mengenalkan bidang kemahasiswaan. Ia menyampaikan informasi mengenai pembinaan mahasiswa, organisasi kemahasiswaan, pengembangan minat dan bakat, prestasi, serta berbagai kegiatan yang dapat diikuti mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri selama menjalani perkuliahan.

Setelah pengenalan bidang akademik, keuangan dan sarana prasarana, serta kemahasiswaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Badan Narkotika Nasional (BNN). Materi ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika serta dampaknya terhadap kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial, dan masa depan generasi muda.
Mahasiswa baru juga mendapatkan materi dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengenai bahaya radikalisme dan pentingnya menjaga toleransi. Mahasiswa diharapkan mampu mengenali berbagai bentuk penyebaran paham radikal, bersikap kritis dalam menerima informasi, serta ikut membangun lingkungan kampus yang aman, damai, dan menghargai keberagaman.
Rangkaian kegiatan hari pertama turut diisi dengan materi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT) bertema “Membangun Kesadaran Antikekerasan di Lingkungan Kampus”, serta pengenalan Badan Eksekutif Mahasiswa. Melalui seluruh rangkaian HASIMARU, mahasiswa baru diharapkan memahami kehidupan kampus sekaligus memiliki bekal untuk menjalani pendidikan dengan disiplin, bertanggung jawab, berprestasi, dan berakhlakul karimah.