Fikes Unbrah Gelar Yudisium Farmasi ke-12

Fikes Unbrah Gelar Yudisium Farmasi ke-12

Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Baiturrahmah (Unbrah) menggelar kegiatan Yudisium Sarjana Farmasi ke-12 pada Kamis 16 Juli 2026 di Ruang Sidang Yayasan Pendidikan Baiturrahmah yang diikuti 20 orang lulusan.

Prosesi yudisium berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan. Kegiatan tersebut menjadi penanda berakhirnya masa studi para mahasiswa Program Studi Sarjana Farmasi sekaligus momentum untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja dan jenjang pendidikan profesi.

Dekan Fikes dalam sambutannya.

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Baiturrahmah, Dr. Sevilla Ukhtil Huvaid, M.Kes., mengatakan ilmu kefarmasian memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di era modern.

Menurut dia, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan menuntut lulusan farmasi untuk terus meningkatkan kompetensi dan mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi di sektor pelayanan kesehatan.

Foto bersama.

"Peran tenaga kefarmasian sangat penting dalam menjaga kesehatan masyarakat. Kami berharap lulusan Farmasi Universitas Baiturrahmah dapat terus mengembangkan diri dan melanjutkan pendidikan ke Program Studi Profesi Apoteker yang saat ini sedang dipersiapkan Universitas Baiturrahmah," katanya.

Ia menambahkan, keberadaan Program Studi Profesi Apoteker nantinya diharapkan dapat menjadi wadah bagi para lulusan untuk melanjutkan pendidikan secara berkesinambungan tanpa harus keluar dari lingkungan Universitas Baiturrahmah.

Penyerahan penghargaan.

Yudisium Sarjana Farmasi ke-12 tersebut turut dihadiri oleh Profesor Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah, Prof. Dr. Apt. Amri Bakhtiar, M.S., DESS., serta Prof. Almahdi yang memberikan dukungan dan motivasi kepada para lulusan.

Menurutnya, lulusan farmasi dituntut tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga integritas, etika profesi, serta kemampuan berkomunikasi dan berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lainnya.

Sebanyak 20 lulusan yang mengikuti yudisium kali ini berhasil menyelesaikan pendidikan dengan rata-rata masa studi yang membanggakan, yakni tiga tahun sembilan bulan. Capaian tersebut mencerminkan komitmen mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan secara tepat waktu.

foto bersama Bintang AKtivis Kampus

Pada kesempatan tersebut, Fakultas Ilmu Kesehatan juga memberikan penghargaan kepada tiga lulusan terbaik atas prestasi akademik yang berhasil diraih selama masa perkuliahan.

Predikat lulusan terbaik pertama diraih oleh Uniqe Dwi Anjani dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,89 dan predikat pujian. Posisi kedua diraih oleh Aulia Saputri dengan IPK 3,85, sedangkan peringkat ketiga diraih Muhammad Rifan Ikramullah dengan IPK 3,79. Ketiganya menyelesaikan pendidikan dalam waktu tiga tahun sembilan bulan.

BIntang Aktivis Kampus

Selain penghargaan akademik, Fakultas Ilmu Kesehatan juga menganugerahkan penghargaan Bintang Aktivis Kampus kepada Diaul Mahfus atas dedikasi dan kontribusinya dalam berbagai kegiatan organisasi kemahasiswaan selama menempuh pendidikan.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap mahasiswa yang mampu menunjukkan keseimbangan antara prestasi akademik dan kiprah aktif di lingkungan kampus.

Melalui Yudisium Sarjana Farmasi ke-12 ini, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Baiturrahmah berharap seluruh lulusan dapat menjadi tenaga kefarmasian yang profesional, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

Tautan berhasil disalin ke papan klip!