Pemprov Sumbar Lepas Mahasiswa KKN Unbrah ke Dharmasraya

Pemprov Sumbar Lepas Mahasiswa KKN Unbrah ke Dharmasraya

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat resmi melepas sebanyak 617 mahasiswa Universitas Baiturrahmah untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke Kabupaten Dharmasraya pada Kamis 16 Juli 2026. Pelepasan yang berlangsung di Auditorium Universitas Baiturrahmah tersebut dihadiri Wakil Bupati Dharmasraya Hj. Leli Arni, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sumbar Ir. Yozarwardi U.P, S.Hut, M.Si, IPU yang mewakili Gubernur Sumatera Barat, serta jajaran pimpinan Universitas Baiturrahmah.

Kepala UPT KKN USR Dr. Edi Suandi, MM

Kepala UPT KKN dan University Social Responsibility (USR) Universitas Baiturrahmah, Dr. Edi Suandi, MM, mengatakan sebanyak 617 mahasiswa akan ditempatkan di 10 kecamatan dan 29 nagari di Kabupaten Dharmasraya dengan pendampingan 25 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

"Mahasiswa akan melaksanakan KKN mulai 16 Juli hingga 25 Agustus 2026. Sebelum diterjunkan ke lapangan, mereka telah mengikuti dua kali coaching terkait penyusunan program kerja, pemahaman adat istiadat Minangkabau, serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan," kata Edi.

Ia menjelaskan, selain program KKN, Universitas Baiturrahmah juga akan melaksanakan kegiatan University Social Responsibility (USR) pada 22 hingga 25 Agustus 2026. Kegiatan tersebut akan melibatkan sekitar 200 dosen dan tenaga kependidikan serta mahasiswa program vokasi untuk memberikan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

Rektor Unbrah sedang memberikan sambutan

Rektor Universitas Baiturrahmah, Prof. Dr. Ir. Musliar Kasim, M.S., dalam arahannya menegaskan bahwa hakikat KKN bukan sekadar menjalankan program akademik, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter mahasiswa.

Menurutnya, mahasiswa harus mampu menjaga etika, sikap, dan nama baik almamater selama berada di tengah masyarakat. Kehadiran mahasiswa di nagari, lanjutnya, akan menjadi perhatian masyarakat, terutama anak-anak yang kerap menjadikan peserta KKN sebagai panutan.

Penyerahan Simbolis Kepada Wabup Dharmasraya

"Jagalah perilaku selama berada di lokasi KKN. Di kampung, anak-anak akan mengikuti apa yang dilakukan mahasiswa. Jadilah teladan yang baik dan bangun hubungan harmonis dengan masyarakat," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Universitas Baiturrahmah dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga menandatangani nota kerja sama sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan program pengabdian dan pembangunan masyarakat berbasis kolaborasi.

Wakil Bupati Dharmasraya, Hj. Leli Arni, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Universitas Baiturrahmah dalam memilih Kabupaten Dharmasraya sebagai lokasi pelaksanaan KKN.

Wabup Dharmasraya Leli Arni

Ia berharap keberadaan mahasiswa dapat membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di nagari. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berharap jumlah peserta KKN yang ditempatkan di daerah tersebut terus meningkat pada masa mendatang.

"Kami berharap ke depan jumlah mahasiswa yang melaksanakan KKN di Dharmasraya semakin banyak. Tidak hanya 617 mahasiswa, tetapi bisa mencapai 1.000 mahasiswa dan menjangkau hingga 50 nagari," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Sumbar, Ir. Yozarwardi U.P, S.Hut, M.Si, IPU, mengatakan KKN-USR Universitas Baiturrahmah telah berkembang menjadi salah satu strategi pembangunan daerah yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Foto Bersama.

Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis dalam mendukung program unggulan pemerintah, salah satunya melalui pengembangan Nagari Creative Hub (NCH) yang mendorong digitalisasi dan penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.

"KKN-USR bukan hanya memberikan manfaat akademis bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem pembangunan berkelanjutan. Mahasiswa dapat membantu menghidupkan Nagari Creative Hub melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi di tingkat nagari," ujarnya.

Ia mencontohkan Nagari Sungai Duo di Kabupaten Dharmasraya yang telah berhasil mengembangkan digitalisasi layanan dan perdagangan elektronik sebagai bagian dari implementasi program NCH.

Yozarwardi menambahkan, KKN-USR Universitas Baiturrahmah merupakan pelopor program pengabdian terintegrasi di Sumatera Barat dan menjadi salah satu model yang dapat direplikasi di daerah lain di Indonesia.

pemasangan outfit KKN simbolis

"KKN-USR telah menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat. Karena itu, mahasiswa harus menjaga nama baik almamater serta menjadi teladan dalam perilaku dan tindakan selama melaksanakan pengabdian," katanya.

Melalui program KKN dan USR 2026, Universitas Baiturrahmah diharapkan dapat terus menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung tercapainya pembangunan masyarakat yang berkelanjutan di Kabupaten Dharmasraya.

Tautan berhasil disalin ke papan klip!