UPT KKN-USR Gelar Pembekalan Dosen Pembimbing Lapangan dan Mahasiswa KKN-USR Dharmasraya 2026

UPT KKN-USR Gelar Pembekalan Dosen Pembimbing Lapangan dan Mahasiswa KKN-USR Dharmasraya 2026

UPT Kuliah Kerja Nyata dan University Social Responsibility (KKN-USR) Universitas Baiturrahmah menggelar Pembekalan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan Mahasiswa Peserta KKN-USR Dharmasraya 2026 di Auditorium Universitas Baiturrahmah, Selasa 14 Juli 2026.

Kegiatan yang menjadi bekal bagi mahasiswa jelang KKN itu menghadirkan dua narasumber, yakni Wakil Ketua Bakor KAN Sumatera Barat Drs. Zaitul Ikhlas Saad, M.Si dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang Husaini melalui M Afdhal, serta dibuka langsung oleh Rektor Universitas Baiturrahmah Prof. Dr. Ir. Musliar Kasim, M.S.

Rektor Unbrah

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Baiturrahmah Prof. Musliar Kasim mengatakan mahasiswa KKN akan ditempatkan di wilayah Kabupaten Dharmasraya yang memiliki karakter masyarakat sangat beragam. Menurutnya, sekitar 50 persen penduduk berasal dari Sumatera Barat, sedangkan sisanya merupakan masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia sehingga mahasiswa perlu memahami keberagaman budaya dan adat istiadat sebelum terjun ke lapangan.

Ia menegaskan pembekalan budaya menjadi bekal penting agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan masyarakat. Selain menguasai ilmu pengetahuan, mahasiswa juga diharapkan memahami nilai agama dan adat yang berlaku di tengah masyarakat.

"Kalau diundang masyarakat menghadiri baralek atau kegiatan adat, hadirilah. Jangan merasa lebih tinggi dari masyarakat. Mahasiswa harus mampu membaur dan menghormati adat setempat," katanya.

Foto bersama

Musliar juga mengapresiasi kehadiran narasumber yang memberikan pemahaman mengenai budaya Minangkabau dan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bekal mahasiswa selama menjalankan program KKN.

Pada sesi pembekalan budaya, Wakil Ketua Bakor KAN Sumatera Barat Drs. Zaitul Ikhlas Saad, M.Si menjelaskan bahwa KKN bukan sekadar implementasi ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman empiris di tengah masyarakat.

"KKN merupakan titik temu antara konsep akademis dengan dunia empiris. Mahasiswa tidak hanya memberi, tetapi juga menerima banyak pelajaran dari masyarakat," ujarnya.

Sesi 1

Ia memaparkan filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) sebagai landasan kehidupan masyarakat Minangkabau yang tetap relevan di era modern. Menurutnya, agama menjadi dasar dalam mengimplementasikan nilai-nilai adat sehingga mahasiswa perlu memahami prinsip tersebut ketika berinteraksi dengan masyarakat.

Zaitul Ikhlas juga mengingatkan mahasiswa mengenai penerapan nilai Sumbang Duo Baleh, yakni pedoman etika dalam kehidupan masyarakat Minangkabau. Beberapa di antaranya meliputi etika duduk, berdiri, berjalan, berpakaian, berbicara, bertanya, menjawab, memandang, bergaul, makan hingga menjaga perilaku sehari-hari.

Ia menambahkan, Kabupaten Dharmasraya sebagai daerah tujuan KKN memiliki masyarakat yang heterogen karena menjadi kawasan transmigrasi sehingga mahasiswa dituntut mampu menjaga sikap, menghormati perbedaan budaya, serta mengedepankan etika dalam setiap aktivitas.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang Husaini memberikan pembekalan mengenai program perlindungan jaminan sosial bagi mahasiswa peserta KKN. Ia menjelaskan manfaat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, tata cara memperoleh pelayanan, hingga mekanisme pengajuan klaim apabila terjadi risiko kecelakaan kerja selama menjalankan tugas pengabdian.

Sesi 2

Menurutnya, seluruh peserta KKN akan mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan selama dua bulan masa pelaksanaan KKN sehingga mahasiswa diharapkan memahami prosedur yang harus dilakukan apabila menghadapi kondisi darurat.

Kepala UPT KKN-USR Universitas Baiturrahmah Dr. Edi Suandi, MM mengatakan pembekalan tersebut bertujuan menyamakan persepsi antara dosen pembimbing lapangan dan mahasiswa agar pelaksanaan KKN berjalan tertib dan sesuai ketentuan.

Foto Bersama

Ia menjelaskan mahasiswa juga dibekali mengenai mekanisme pelaporan dan pertanggungjawaban kegiatan KKN yang akan dilakukan secara berkala selama berada di lokasi pengabdian.

Usai mengikuti pembekalan, mahasiswa dijadwalkan mengikuti rangkaian persiapan berikutnya, termasuk pemasangan jaket resmi KKN-USR Universitas Baiturrahmah sebagai identitas selama melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Dharmasraya.

Tautan berhasil disalin ke papan klip!