
Tim peneliti Universitas Baiturrahmah (Unbrah) Padang melakukan penelitian lanjutan untuk memperkuat kebijakan percepatan penurunan stunting di Sumatera Barat melalui skema Penelitian Fundamental Reguler Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Tahun 2026 kegiatan dilaksanakan pada 10 Juni 2026. .
Penelitian bertajuk "Analisis Kebijakan Kesehatan Pengentasan Stunting dengan Pendekatan SEM-PLS di Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026" tersebut dilaksanakan di Kabupaten Pesisir Selatan dengan melakukan wawancara mendalam (in-depth interview) terhadap para pengambil kebijakan serta telaah berbagai dokumen perencanaan dan regulasi daerah yang berkaitan dengan program percepatan penurunan stunting.
Ketua tim peneliti, Dr. Nova Arikhman, S.KM., M.Kes, mengatakan penelitian ini bertujuan menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) yang dapat memperkuat strategi penanggulangan stunting secara lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan di Sumatera Barat.

Penelitian tersebut melibatkan Hary Budiman, S.KM., M.Kes dan Sri Oktarina, S.KM., M.KM sebagai anggota peneliti, serta didukung lima asisten peneliti dari Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Baiturrahmah.
Selama kegiatan lapangan, tim menggali berbagai informasi mengenai proses perumusan kebijakan, implementasi program, koordinasi lintas sektor, penguatan sumber daya manusia, mekanisme monitoring dan evaluasi, hingga pelaksanaan intervensi gizi spesifik dan sensitif yang menjadi bagian dari upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Pesisir Selatan.

Selain wawancara dengan lima informan dari unsur pemerintah daerah, tim juga melakukan kajian terhadap dokumen kebijakan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai dukungan regulasi dan perencanaan daerah dalam pengentasan stunting.
Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi lintas sektor sekaligus meningkatkan kualitas program kesehatan ibu dan anak sebagai bagian dari upaya menurunkan prevalensi stunting secara berkelanjutan.
Tim peneliti menyampaikan apresiasi kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Zainal Arifin, S.KM., M.Kes, atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan selama pelaksanaan penelitian. Dukungan tersebut dinilai menjadi wujud kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menghasilkan kebijakan kesehatan yang lebih tepat sasaran.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan, Agustina Rahmadani, S.ST., M.M., beserta seluruh jajaran yang telah memberikan akses terhadap data, dokumen, dan informasi yang diperlukan selama proses penelitian berlangsung.
Melalui penelitian ini, Universitas Baiturrahmah menegaskan komitmennya untuk terus menghasilkan riset yang berkualitas, kolaboratif, dan berdampak dalam mendukung penyelesaian berbagai persoalan kesehatan masyarakat, khususnya percepatan penurunan stunting di Sumatera Barat.