
Padang (Unbrah) - Universitas Baiturrahmah melakukan inisiasi kerjasama yang "berdampak" dengan Pemerintah Provinsi Sumbar melalui pertemuan awal yang dilaksanakan pada Kamis 25 Juni 2026 di Kantor Gubernur Sumbar, Padang.
"Terdapat enam sasaran Kedinasan guna mengisi kerjasama ke depannya, antara lain terkait penanggulangan bencana, penguatan ekonomi, kesehatan, pendidikan dan kampus sehat," ujar Kepala Biro Humas dan Kerjasama Unbrah Dr. Edi Suandi, di Padang, Jumat.
Dia menyebutkan dalam pertemuan tersebut hadir semua stakeholder kedinasan yang akan mengisi MoA kerjasama, dimana ini menjadi syarat ditandatanganinya MoU Kerjasama antara Unbrah dan Pemprov Sumbar.
Kerjasama ini dikatakan berdampak karena rencana yang dibangun mengarah pada tujuan kampus berdampak yakni mengimplementasi teori dan riset dari sisi perguruan tinggi kepada kepentingan masyarakat dan industri.

"Kami telah mengirimkan studi kelayakan untuk kerjasama dengan pemprov dan di sana tertuang dengan jelas sasaran dan maksud kemitraan kini," ujarnya.
Dia menambahkan tindaklanjut pertemuan ini berupa sosialisasi kepada stakeholder internal seperti prodi dan fakultas yang akan mengisi dari MoA kerjasama itu.
Seperti kata dia, Prodi Anestesiologi Fakultas Vokasi yang menjadi inisiator dari kerjasama tersebut.
"Sama seperti pihak Pemprov kami juga tidak ingin kerjasama ini menjadi bodong" sebutnya.
Hadir dalam pertemuan Kamis ketika itu Kepala Biro Humas dan Kerjasama Unbrah, Wakil Rektor IV, Staf Humas dan Kerjasama, Perwakilan Perpustakaan dan Perwakilan LP3M Unbrah.