Koordinator Riau Edutech Unbrah (Kiri) sedang menjelaskan kepada pengunjung.

Universitas Baiturrahmah (Unbrah) Padang berpartisipasi aktif dalam ajang Riau Edutech 2026 yang diselenggarakan pada 7–8 Januari 2026 di Gelanggang Pemuda Pekanbaru. Kegiatan pameran pendidikan berbasis teknologi ini berhasil menarik perhatian ratusan guru dan murid SMA/sederajat dari berbagai daerah di Provinsi Riau yang memadati booth Unbrah sejak hari pertama.

“Kami mengikuti kegiatan Riau Edutech sebagai langkah promosi kampus ke depan, Alhamdulilah kita memperoleh stand terbaik ketiga dari dua puluhan peserta pameran.” sebut Koordinator Roadshow dan Edutech Riau Hendri Devita, SKM, M.Biomed di Padang, Selasa.

Tim panitia berfoto depan stand.

Dia menyebutkan Booth Unbrah menampilkan informasi lengkap seputar program studi, sistem pembelajaran berbasis edutech, serta peluang beasiswa dan jalur penerimaan mahasiswa baru. Dengan konsep booth yang interaktif, pengunjung dapat berdiskusi langsung dengan dosen dan mahasiswa Unbrah mengenai dunia perkuliahan dan prospek karier di masa depan.

Selain pameran, Unbrah juga terlibat dalam sesi talkshow pendidikan yang menghadirkan Rektor Unbrah bersama Direktur LDIKTI. Dalam talkshow tersebut dibahas tantangan pendidikan masa depan, kesiapan lulusan SMA menghadapi dunia digital, serta peran perguruan tinggi dalam mencetak generasi unggul.

Penyerahan piagam usai rektor jadi narasumber.

Lebih lanjut katanya, secara khusus dalam rangkaian kegiatan pameran tersebut, pengunjung juga mendapat kesempatan layanan tes kesehatan gratis yang difasilitasi oleh tim kesehatan Universitas Baiturrahmah. Layanan tersebut meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, serta konsultasi kesehatan ringan, yang terbuka bagi guru dan siswa.

Rektor Universitas Baiturrahmah Padang Prof. Dr. Ir. Musliar Kasim, M.S dalam sambutannya menyampaikan bahwa Edutech Riau 2026 menjadi ruang strategis untuk membangun dialog langsung dengan guru dan siswa. “Kami ingin mendengar langsung aspirasi mereka. Pendidikan masa depan harus kolaboratif, adaptif terhadap teknologi, dan tetap berlandaskan nilai kemanusiaan,” ujarnya di hadapan peserta talkshow.

Foto bersama.

Rektor juga menegaskan komitmen Universitas Baiturrahmah Padang untuk terus mengembangkan inovasi pembelajaran dan layanan mahasiswa. Menurutnya, masukan dari guru dan murid menjadi dasar penting dalam merancang kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Dari pantauan booth Unbrah dipenuhi banyak pengunjung. Antusiasme pengunjung terlihat jelas dari padatnya antrean di sekitar booth. Para guru memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali informasi perguruan tinggi yang relevan dengan kebutuhan lulusan SMA saat ini. “Unbrah Padang memberikan penjelasan yang komprehensif dan visioner. Ini sangat membantu kami dalam memberikan arahan kepada siswa,” ujar Reni Susanti, guru SMA dari Kota Dumai.

Kunjungan siswa ke stand Unbrah.

Para siswa pun menyambut positif kehadiran Universitas Baiturrahmah Padang. Salah seorang siswa kelas XII, Andika, mengaku semakin termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. “Saya tertarik dengan fasilitas dan pendekatan pembelajaran yang dijelaskan. Rasanya lebih siap menghadapi dunia kampus,” tuturnya.

Salah satu pengunjung, Siti, siswi SMA di Pekanbaru, mengaku senang bisa mengikuti tes kesehatan gratis di sela kegiatan pameran. “Tadi saya cek kesehatan dan dijelaskan hasilnya. Kegiatannya bermanfaat dan menambah pengalaman,” katanya.